Setelah
Twilight,
New Moon – Dua Cinta dan
Eclipse-Gerhana. Breaking Dawn melengkapi kisah cinta antara vampir dan
manusia ini. Bella Swan dan Edward Cullen.
Buku setebal 864 halaman ini, terdiri dari 3 buku. Jadi wajarlah jika tebal.
Buku pertama adalah Bella, buku kedua adalah
Jacob dan buku ketiga Bella. Loh?
Edward-nya mana? Meskipun tidak ada secara khusus Edward ‘dibukukan’ tapi jangan
khawatir, dia tidak menghilang seperti di seri dua, New Moon, karena Edward
muncul dalam buku kesatu hingga ketiga.
Buku kesatu; Bella terdiri dari 154 halaman (hal.
13 -167). Buku kedua; Jacob terdiri 247 halaman (hal.
173-420). Buku ketiga; Bella terdiri dari 435 halaman
(hal. 427-862).
Yang pasti di buku kesatu, yang menceritakan tentang Bella, adalah awal kisah
romantik yang banyak ditunggu-tunggu oleh semua pecinta Twilight. Apalagi kalau
bukan pernikahan antara Bella dan Edward. Duh..perempuan mana sih…yang tidak mau
nikah sama pria sesempurna Edward?! (even he is a vampire!). Well,
pernikahan Bella dan Edward nyaris seperti kisah dongeng. Bella didandani dengan
begitu cantik oleh Alice dan Edward tentu saja sudah ganteng makin ganteng saja
dalam balutan busana pesta pengantin. Tak lupa, ayah Bella, Charlie juga
ikut-ikutan jadi ganteng setelah setengah mati didandani oleh Alice.
Semua gembira, keluarga manusia, vampire, werewolf berkumpul dalam sebuah
acara, pernikahan Bella-Edward. Dan kebahagiaan berlanjut, mereka bulan madu ke
pulau Esme…sebuah pulau nun jauh di Portugis, pulau terpencil di tengah laut
yang hanya berisi pondok mewah milik keluarga Carlisle dan Esme sebagai hadiah
bulan madu Bella dan Edward. So sweet…………
Seperti pasangan-pasangan ‘normal’ mereka juga melakukan hubungan badan yang
seharusnya dilakukan pasutri. Tapi karena lawan main Bella adalah vampir yang
memiliki tenaga ekstra, jadi bisa dibayangkan, kepala ranjang yang ada di
pondokan itu pada hancur semua..:)
Saat-saat bulan madu yang mewah itu itu, dirasakan Bella begitu indah, tapi
Bella merasakan ada gejala aneh selang 2 minggu di bulan madu itu. Bella
memiliki nafsu makan diatas normal, tidur diatas normal…hingga saat Bella
ditinggal berburu oleh Edward, Bella benar-benar merasa sangat aneh, karena
makanan yang masuk ke mulutnya hampir pasti akan keluar lagi, kecuali telor…what
happening?
Bella kemudian mencoba perkiraannya dengan test kehamilan. Dan sangat
terkejut dengan hasil yang ada, dalam ketidak percayaannya dia masih bergulat
dengan pikirannya, mungkinkah dia hamil? Mungkinkah? Mungkinkah semua keanehan
yang ada pada dirinya akhir-akhir ini karena kehamilannya? Tidak mau berkutat
terlalu lama dengan asumsinya, Bella akhirnya menelepon Alice dan Calisle, dan
jawabannya adalah, BENAR, BELLA HAMIL!.
Bella senang sekaligus kalut mengetahui kehamilannya. Sesuatu yang
menendang-nendang mulai beraksi di rahimnya. Dan pertumbuhannya terasa cepat
sekali. Edward demi mengetahui kehamilan Bella dan melihat pesatnya perkembangan
bayi tersebut, berpikir untuk segera pulang dan meminta tolong Carlisle untuk
segera mengeluarkan ‘mahluk’ itu dari perut Bella karena dia khawatir akan
keselamatan Bella. Bella yang mengetahui rencana itu segera memohon-mohon pada
Rosalie untuk mendukungnya, meskipun selama ini Rosalie tidak terlalu dekat
dengannya tapi Bella tahu, Rosalie sangat mendambakan memiliki seorang bayi.
Kisah selanjutnya, adalah buku kedua yang ditulis dari perspektif Jacob.
Dalam buku kedua ini, selain diceritakan kisah menegangkan tentang proses
kelahiran bayi Bella, juga sedikit menyinggung masalah kawanan Werewolf. Dalam
proses penyelamatan Bella, Jacob yang masih begitu perhatian dengan Bella,
mendapat tentangan dari kawanannya. Segala usaha sudah Jacob kerahkan hingga
akhirnya waktu itu tiba, bayi Bella ternyata doyan darah manusia….arghhh….
Jadi selama proses mengandung itu, ceritanya Bella begitu lemah dan tak punya
tenaga. Tapi Bella bertahan untuk mempertahannkan kandungannya. Ya sangat
Bella, karena dia begitu mencintai Edward dan mencintai anak yang yang
dikandungnya dia berani berkorban apa saja untuk yang dicintainya.
Akhirnya setelah meminum persediaan darah manusia di kulkas keluarga
Carlisle, Bella menjadi bugar kembali, dan mukanya tak lagi pucat..
Setelah beberapa saat kesehatannya membaik, Bella merasakan sesuatu dalam
perutnya mulai berulah, akhirnya Edward dan Alice dan Jacob bahu membahu untuk
membantu keselamatan Bella, darah sudah keluar banyak sekali sebelum si jabang
bayi keluar. Setelah mengerang dan menjerit beberapa lama, akhirnya bayi ajaib
itu keluar juga dari rahim Bella.. dan meninggalkan Bella yang lunglai tak
berdaya karena banyak sekali darah yang terkuras. Mengetahui hal itu, Jacob
dengan putus asa menangis dan mengira Bella telah berakhir, dan penyebabnya
adalah monster kecil yang baru keluar dari perutnya, Renesmee…
Sedangkan Edward melakukan tindakan lain, dia menggigit beberapa bagian tubuh
Bella untuk menyebarkan racun vampirnya demi menyelamatkan hidup Bella.
Jacob yang sangat dendam pada si bayi begitu sakit hati dan hancur setelah
melihat penderitaan yang Bella alami dan hendak menghabisi si bayi, tapi begitu
melihat wajah si bayi dan sorot matanya..Jacob tidak bisa berkutik…kenapa?
Sedangkan di ruang atas, Jacob mendengar sesuatu yang baru..detak kehidupan
baru…
Babak baru kehidupan Bella sebagai mahluk imortal telah dimulai…
Jika Alice memiliki kemampuan melihat masa depan, Edward bisa membaca
pikiran…lalu kelebihan apakah yang akan Bella miliki setelah bertransformasi
menjadi vampir?

