new moon

Kisah diawali dengan cerita Bella
yang akan ulang tahun, Edward punya rencana untuk membuat perayaan ulang tahun
Bella yang ke-18. Berbagai rencana disusun namun Bella menolak mentah-mentah
semua rencana perayaan Ultah-nya dan tak mau menerima hadiah sekalipun. Karena
dengan ulang tahun yang ke-18 ini menandakan dia berumur “lebih tua” setahun
dari Edward yang berumur “17”.

 

Saat keluarga Cullen membuat
rencana dirumahnya, Bella akhirnya tak kuasa menolak, berbagai hadiah di siapkan
oleh seluruh “keluarga” Vampire saat berkumpul dirumah pinggir hutan tersebut.
Pesta berjalan lancar hingga saat Bella membuka salah satu kado tipis, yang tak
sengaja melukai tangannya…dimana semua Vampire saat itu merubungnya..

 

Hampir semua Vampire menahan
napas, tak terkecuali Edward, namun rupanya Jasper yang bermasalah dengan
“diet”-nya tak kuasa mencium darah Bella, melihat reaksi Jasper yang membabi
buta hingga beberapa pecahan kaca hancur dan melukai tangan Bella, reflek Edward
melindungi Bella dari serangan Jasper dan Vampire yang lain memegangi Jasper
sekuat tenaga. Sambil menahan napas, Edward membantu Bella berdiri dan ditangai
dr.Cullen. Esme yang keibuan dan lembutpun tak bisa menyembunyikan
ke-vampirannya dengan menahan napas demi melihat darah segar yang mengucur dari
lengan Bella. Hanya dr. Cullen yang sepertinya sudah kebal dengan bau darah.

 

Setelah insiden tersebut, Edward
lebih banyak diam dan berpikir. Kedekatannya dengan Bella sepertinya
menjerumuskan Bella kedalam jurang yang makin kelam dan itu sangat tidak baik
bagi kelangsungan hidup Bella selanjutnya. Dengan alasan “demi keselamatan”
Bella, Edward dan keluarga dr. Cullen akhirnya memutuskan untuk pindah ke LA.
Edward meninggalkan Bella..dan dimulailah mimpi buruk Bella di setiap tidur
malamnya.

 

Hingga berbulan-bulan…

 

Di bulan ke-5, Bella mulai bisa
berpikir sedikit jernih, dia menemui sahabat kecilnya Jacob Black, untuk
mengusir semua mimpi buruk dan membuka lembaran baru hidupnya yang kelam setelah
kepergian Edward. Bella mulai bisa tersenyum lagi dan hari-harinya kembali
sedikit bersemangat.

 

Saat hiking sendiri ke hutan
mengunjungi telaga sabit tempat dulu sering bertemu Edward, Bella tak sengaja
bertemu dengan Laurent, Vampire teman James yang dulu sempat membuatnya
berdarah-darah karena “permainan”dengan keluarga dr.Cullen. Saat Laurent akan
menghabisi Bella, serombongan Serigala raksasa datang menyelamatkan Bella,
melihat lawan yang tak sebanding, Laurent akhirnya kabur. Bella masih syok
dengan apa yang dialamainya. Aneh, serigala raksasa itu tidak tertarik
dengannya!

 

Makin kalut pikiran Bella karena
Jacob Black yang biasanya periang berubah menjadi bengis dan tidak bersahabat.
Keadaan yang membuat-nya makin terpuruk, tak ada lagi teman..ada apa dengan
Jacob?

 

Bella makin kalut karena omongan
Laurent yang menyebut bahwa Victoria, vampire pasangan James masih memburunya…

 

Kisah kemudian menggelinding
sampai akhirnya Bella bertemu lagi dengan Edward di sebuah kota di Italia,
sebuah kota kecil, tua yang dikelilingi gedung-gedung tua bernama Volterra…yang
dikuasai oleh “keluarga” vampire tertua bernama Volturi, yang berkuasa sejak
zaman Etruria, lebih dari 3000 tahun yang lalu..

 

Apa sebenarnya yang menyebabkan
Edward bisa berada di kota sarang Vampire tersebut? Dan kenapa Bella bisa sampai
di Italia? Tentu saja di New Moon ini jawabanya.

 

Kelebihan Novel ini:

Kisah keteganganya mengena dan
terjaga, meskipun kurang detil dan tidak ada klimaks dalam menggambarkan
pertarungan antara Vampire dan Srigala raksasa-nya, juga saat Bella berada di
sarang Vampire di Italia. Mungkin karena yang nulis perempuan yang dia berusaha
tidak mengumbar kekerasan dan kengerian disana-sini, ingat ini novel roman,
bukan murni Vampire seperti kisah Dracula Van Helsing-nya Bram Stoker.

 

Kekurangan Novel ini:

 

Ada sedikit kekonyolan, yaitu saat
Bella dan Alice naik pesawat ke Italia.

 

Alice sudah mengangkat
telepon dari punggung kursi didepannya sebelum pesawat berhenti menanjak,
sengaja memunggungi pramugari yang menatapnya tidak setuju. Namun sesuatu di
ekspresiku membuat pramugari itu mengurungkan niatnya untuk menegur kami. Aku
berusaha menulikan telinga dari bisik-bisik Alice dengan Jasper; aku tak ingin
mendengar kata-katanya lagi…”(hal. 451)

 

Hah, didalam pesawat yang lagi
take off, Alice bisa menelepon Jasper? Yang benar saja?!

 

Meskipun banyak kekonyolan
disana-sini namun hal tersebut tidak mengurangi kenikmatan mengikuti kisah
Vampire “vagetarian” ini. Dari situs resmi-nya

Stephenie Meyer
, kabarnya akan ada sekuel tambahan setelah Eclipse dan
Breaking Dawn yang berjudul Midnight Sun.

 

Walah..apakah Tante Stepheni ini
mau ngikutin jejak “spektakulernya” sinetron legendaris kita Tersanjung?
Mudah-mudahan sih kisahnya tidak maksa. Karena biasanya sebuah sekuel yang
dipanjangkan akan ada semacam sindrom memaksakan kisah yang seperti dibuat-buat
hingga tidak bisa dinikmati lagi.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.